Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
HomeAssalamu 'alaikumussalam
Me ... Ibu dari 2 anak yang cute, akmal dan aya ... istri dari seorang suami yang juga sama cute-nya ... :)
Me ... seseorang yang beruntung telah dikaruniakan keluarga yang baik, sahabat dan teman yang baik ... Lingkungan yang baik ... hidup yang baik ...

Thank you Allah ... Thank you Allah

ReviewReviewReviewReviewReviewMar 17, '10 5:44 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
Official movie website:
http://www.mynameiskhanthefilm.com
Sutradara: Karan Johar

Reuni duo bintang 'kuch-kuch hota hai', Shah Rukh Khan dan Kajol. Acapkali gue dan temen-temen kos nonton kuch2 hota hai, pasti aja bercucur air mata. Untuk film "My Name is Khan" ini gue dah nonton 2 kali dengan keluarga, dan berniat untuk nonton lagi di bioskop hehe.

Two Thumbs Up untuk akting mereka berdua.

Synopsis:

Rizvan Khan (Shah Rukh Khan) adalah seorang muslim asal Mumbai, India, penderita Asperger (autis) yang takut bising dan warna kuning, memiliki keahlian memperbaiki bermacam-macam alat ("repair almost anything").

Setelah Ibunya meninggal, Rizvan hijrah tinggal di San Fransisco bersama adik (yg sudah terlebih dahulu menetap disana), Zakir Khan, dan iparnya, Haseena, seorang dosen psikolog yang berjilbab. Atas bantuan adiknya, Rizvan bekerja sebagai pramuniaga produk-produk kecantikan, dan dalam pekerjaannya inilah, Rizvan bertemu dan jatuh cinta pada Mandira (Kajol Devgan), seorang janda 1 anak (Sameer), dan bekerja di salon kecantikan.

Walaupun sempat ditentang adiknya karena menikah dengan wanita yang berbeda agama (Mandira beragama Hindu), Rizvan menikah dengan Mandira, dan hidup berbahagia sampai terjadilah peristiwa 9/11.

Pasca peristiwa WTC 9/11, Muslim yang dicap sebagai teroris menjadi bulan-bulanan dan dimusuhi, sampai puncaknya ketika Sameer meninggal 'dikeroyok' kakak-kakak kelasnya di lapangan, setelah sebelumnya bertengkar dengan sahabatnya (Reese). Mandira yang terguncang menganggap peristiwa ini terjadi karena dia menikahi seorang "Khan" (muslim) dan dia meminta Rizvan untuk pergi dan memerintahkan Rizvan untuk berkata pada warga negara Amerika ... tidak cukup pada warga negaranya saja tapi sekalian pada presidennya, bilang bahwa namanya Khan dan ia bukan terrorist.

"My Name is Khan and I am not a terrorist" ... demi sepenggal kalimat yang ingin diucapkan Rizvan Khan kepada Presiden USA, demi cintanya pada Mandira dan Sameer, dimulai pengembaraan Rizvan seorang diri.

Bagaimana kisah selanjutnya ... nonton aja sendiri ya .... :)

btw, kayaknya kisah ini terinspirasi dari kisah nyata Shah Rukh Khan yang bbrp kali kena pemeriksaan imigrasi gara-gara nama muslimnya itu (http://www.antara.co.id/berita/1250424211/superstar-bollywood-shahrukh-khan-ditahan-di-bandara-as)


Photo AlbumCipanas, 15-17 Agustus 2009Jan 8, '10 4:55 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Alhamdulillah bisa liburan bersama keluarga besar, menginap di wisma BKPM (thanks to Ama' Atha).

Photo AlbumOriental CircusJan 7, '10 10:52 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Nonton sirkus untuk pertama kalinya bagi kami semua termasuk buat gue yg umur udah kepala 3 ini, biasanya kan cuma nonton di tipi aje. Lumayan keren.
Komentar akmal setelah melihat sirkus "Parah Bangettttt" ... kenapa parah ... karena dia nonton 1 sepeda dinaikin kurang lebih oleh 12 orang, nonton atraksi gajah, siamang, harimau, lilin, dan atraksi2 mendebarkan lainnya. Untuk 35ribu kelas 1 hiburan yang menyenangkan ..

Photo AlbumSemarang, 17-20 November 2009Jan 6, '10 1:02 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Berkesempatan mengunjungi kota Semarang dalam rangka tugas dari kantor

Photo AlbumCIX - Asih WedJan 11, '09 11:38 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Lokasi: Rumah Asih, Jalan Pipit, Depok

Photo AlbumJalan-jalan ke BandungDec 4, '08 3:38 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
29-30 November 2008

Strawberry Farm dan Tangkuban Perahu

Photo AlbumIn Abi's ShirtDec 4, '08 12:53 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Abi ... kemejanya dipake nih .... !!

Photo AlbumIbu-ibu CIX NgumpulNov 28, '08 4:54 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
tempat: Bela Casa, rumahnya bunda azra (dyah)
tanggal: 2 November 2008

senangnya ngumpul-ngumpul sama teman-teman ... dulu kita sebaya sekelas ... ternyata anak-anak kita juga sebaya ... hihi


Photo AlbumIdul Fithri, 1 Oktober 2008Oct 6, '08 5:58 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ini foto2 raya kita sekeluarga di Depok. Semua kumpul, ada abang uu, nde yun, cicit, bu ayu, ayah akim, nde ina & om ndut plus khansa, terus di rumah mbah uti apa lagi .... lebih banyak lagi yang kumpul dan tentunya juga makanannya juga banyak.

Photo AlbumRagunan, 7 Maret 2008Apr 1, '08 5:33 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
"tanggal 7 agunan mi" ... jauh-jauh hari sebelum hari-H, akmal senantiasa mengingatkan umi abinya kalo tepat di hari libur itu kita ke ragunan :)

Senangnya ...

Photo AlbumPlaza Semanggi, 28 Maret 2008Mar 31, '08 11:49 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Setelah mundur-mundur terus rencana ngumpul bareng temen2 AN95, akhirnya jumat sore di akhir Maret 2008 kita ngumpul di Plaza Semanggi. Pun banyak yang tidak dapat ikut karena berbagai halangan, tidak mengurangi antusias gue ketemu temen2 yg tetepppp masih kocak-kocak abiz. Wuih kangen banget ...

Mudah2an ini dapat menjadi awal dari pertemuan2 berikutnya & lebih banyak lagi temen2 yang bisa gabung. Keep in touch ya pren.

Ririn, thanks ya untuk souvenir pensil sapinya buat kita-kita
Edi, jadi kan mo bikinin kita milis AN95 ... soalnya ribet juga kalo tiap kirim email hrs pilihin satu-satu, emang sih bisa digroup, tapi lebih enak kalo pake milis :). Tengkyu ya di.

ReviewReviewReviewReviewMar 31, '08 12:03 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Romance
A Walk to Remember
based on the best-selling novel by Nicholas Sparks

Each Spring in the little port town of Beaufort, North Carolina, when the wind smells of pine and salt and the sea, Landon Carter remembers his senior year at Beaufort High and Jamie Sullivan, the girl who changed his life.

Jamie was the last person Landon was likely to fall for. Serious and conservative, she was as far from cool as she could possibly be, and didn’t care. The daughter of the town’s Baptist minister, Jamie was not afraid of letting people know that her faith was the most important part of her life, even if it cost her some friends. Landon hung with the in-crowd -- an aimless, moody, reckless guy who breezed through school on looks and bravado. He had no plans, no future and no faith in himself.

One night a prank that he and his buddies set up goes terribly wrong and lands a kid in the hospital. As punishment, Landon must tutor a young student at a poor school and participate in the Drama Club’s Spring play ­ two activities the principal hopes will teach him some humility. They also happen to throw him into close contact with Jamie. Clearly in over his head, Landon is forced to ask her for help.

Soon, against his own expectations, Landon finds himself falling in love with this outwardly plain girl who possesses a passion for life he never imagined possible. But it isn’t easy. For reasons of her own, Jamie does everything she can to run away from romance until it becomes impossible to deny.

Being together will test everything that they believe in. Most of all, it will test the power of love and faith to transform a life into something worth living.

http://www2.warnerbros.com/walktoremember/main.html#

---------------------

A Walk to Remember adalah sebuah film 2002, film dengan seting pertengahan tahun 1990an di Beaufort, North Carolina. Film ini berdasarkan dari novel tahun 1998 yang ditulis oleh Nicholas Sparks. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Shane West, disutradarai oleh Adam Shankman dan diproduksi oleh Denise DiNovi dan Hunt Lowry untuk Warner Bros. Pictures.

Emang ini film jadul yang baru gue tonton tadi malam atas referensi mommy2 di milis funky mom. Romantis dan berkesan banget ... TOP. Nilai 9 deh untuk akting totalnya Shane West, sangat menjiwai perannya, sampai ekspresi falling in lovenya terlihat banget dimatanya dan yang paling gue suka ekspresi wajahnya saat dia hanya mengucapkan satu kata "Thanks" ke Bokapnya. Padahal cuma 1 kata, tapi body languagenya menggambarkan sesuatu yang dalam ... huhu ... jadi mau nangis.

"You’re in two places at once… " --- salah satu part yang keren ... berdiri di antara 2 negara bagian di Amerika Serikat, Virginia & ...

Bagus ... Bagus ... dan Bagus!!!


LinkMar 14, '08 4:58 AM
for everyone
Link: http://akmalaya.wordpress.com

Dunianya Akmal & Aya

ReviewReviewReviewMar 14, '08 4:48 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Romance
Tidak sekedar film cinta romantis, tapi juga berisi pesan-pesan positif. Walaupun sedikit berbeda dengan versi novelnya, film ini layak ditonton, apalagi kalau dibandingkan dengan film Indonesia lainnya saat ini, yang horor-horor ga jelas itu ... mendingan nonton ini banget deh.


Blog EntryFeb 27, '08 9:25 PM
for everyone

Gue termasuk orang yang risih ama kebiasaan anak2 skr yg seneng banget pake celana melorot dan kaos ketat 'cingkrang' gitu ... Dulu gue pake celana pendek aja bisa habis dimarahin bokap :) "Ga ada celana yang laen?!" teriaknnya.

Ini ada sepenggal kutipan dari republika.

Celana Melorot
http://republika.co.id/kolom_detail.asp?id=305781&kat_id=19
Oleh : Asro Kamal Rokan 
Ini berita dari Amerika Serikat, negara yang dikenal sangat liberal. Kota Alexandria dan Shreveport dua kota di negara bagian Louisiana, AS membuat peraturan baru: melarang remaja putra dan putri mengenakan celana melorot di bawah pinggang yang memperlihatkan (maaf) celana dalam mereka.

Peraturan itu, tulis Kantor Berita AFP Prancis pekan lalu, diterima secara bulat. Larangan ini lahir setelah warga memprotes gaya berpakaian para remaja, yang berjalan dengan celana melorot di bawah pinggang itu. Gaya tersebut, menurut Konselor Kota Alexandria, Louis Marshall, tidak sopan.

Louis Marshall, yang hidup dalam tradisi demokrasi, beruntung. Pelarangan itu sama sekali tidak menuai protes. Tidak ada aktivis yang menyatakan peraturan tersebut melanggar hak asasi manusia, antipluralisme, dan konservatif.

Bayangkan jika di Indonesia, negara yang baru saja menghirup udara demokrasi. Louis Marshall akan dikecam dan dianggap telah membunuh kebebasan individu untuk berkreasi. Keputusan pelarangan tersebut bahkan akan diejek sebagai 'campur tangan pemerintah terhadap hak pribadi warga negara'.

Ini yang terjadi di Indonesia. Pada Desember 2004, seratus hari pemerintahannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kegusarannya atas tayangan televisi. Melalui Menko Kesra Alwi Shihab ketika itu, Presiden yang kuat memegang norma agama dan sosial itu meminta media televisi untuk tidak mempertontonkan pusar perempuan. "Itu sangat mengganggu," kata Presiden saat itu.

Pernyataan SBY itu baru sebatas permintaan, belum menjadi keputusan. Namun, tidak terlalu lama berbagai reaksi dari kalangan aktivis perempuan bermunculan dalam diskusi-diskusi dan tulisan di media massa. Mereka antara lain menyatakan, SBY telah melanggar prinsip demokrasi, terhadap hak asasi, dan kebebasan individu berekspresi.

Mereka menentang keras pernyataan SBY itu. Menurut mereka, apabila negara dibiarkan mengatur hak pribadi warga negara, di antaranya soal pusar tadi, maka demokrasi dan kebebasan individu untuk berkreasi, pun mati. Itu pulalah yang menjadi alasan mereka menentang Rancangan Undang-undang Antipornografi dan Pornoaksi. Apabila disahkan, maka RUAPP tersebut akan mengatur tubuh perempuan demi kepentingan politik konservatif.

Alexandria dan Shreveport, dua kota di negara bagian Louisiana, AS, telah memberlakukan keputusan, yang melarang remaja putra dan putri mengenakan celana melorot. Keputusan itu disambut baik warga, yang sejak lahir telah menghirup udara demokrasi. Tidak ada yang protes dan menyebutnya sebagai antikebebasan berekspresi, antipluralis, konservatif, dan pertanda matinya demokrasi.

Demokrasi, sistem yang memiliki berbagai kelemahan, sesungguhnya tidak mati hanya karena pelarangan celana yang melorot dan pelarangan memperlihatkan pusar. Pandangan yang berlebihan terhadap demokrasilah apalagi membenturkannya dengan nilai-nilai di masyarakat, nilai-nilai agama, dan menyebutnya sebagai konservatif yang memungkinkan sistem itu kehilangan esensinya.

Di Alexandria dan Shreveport, remaja-remaja tidak lagi mengenakan celana melorot. Mereka tidak merasa menjadi konservatif apalagi antidemokrasi. Di Indonesia, para remaja bebas membiarkan (maaf) celana dalamnya menyembul. Inilah yang disebut para aktivis sebagai kebebasan berekspresi. Dan, para aktivis itu sangat takut demokrasi mati hanya karena remaja menutup pusarnya.

-----------


Blog EntryFeb 26, '08 11:38 AM
for everyone
teng .... teng ... teng ... (bunyi sirine .... terus palang ditutup)

"Para Pengguna jalan raya, perlu kami beritahukan sesuai UU No. 13 tahun 1992 tentang perkeretaapian di Indonesia bahwa setiap pengguna jalan raya wajib mendahulukan jalannya kereta api.  Palang pintu perlintasan bukan merupakan alat pengamanan utama dan juga bukan merupakan rambu lalu lintas, tapi hanya merupakan alat bantu dalam mengamankan perjalanan anda.  ......"

Moral dari cerita:
Hati-hati ya kalo di perlintasan kereta api, jangan buru-buru :)

Blog EntryFeb 26, '08 11:20 AM
for everyone

Bukan suatu yg aneh bila kita kerapkali mendengar pendapat negatif acapkali melihat seorang wanita berjilbab tapi melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya dilakukan oleh wanita berjilbab, misalnya

‘ih pake jilbab, kok pegang-pegangan tangan sih’

‘pake jilbab, tapi kok pacaran’

‘pake jilbab, tapi bajunya ketat gitu’

‘pake jilbab, tapi perutnya kemana-mana’

selalu kata ‘jilbab’ ditekankan,

dan kadang berujung pada kata-kata ‘…. mendingan ga pake jilbab!’


Tapi apa emang begitu … “mending tidak pakai jilbab”

Ga juga kan


Coba kita bersikap adil antara menilai cewek berjilbab dengan yang tidak berjilbab.

Kalo cewek berjilbab kita salahkan pegangan tangan, apa yg tidak berjilbab boleh pegangan tangan dengan cowok?

 
Kalo cewek berjilbab disalahkan karena bajunya ketat, tapi kenapa kita pandang biasa saat yg tidak berjilbab bajunya juga ketat.

dst.

Intinya cobalah utk tidak mengkaitkan kesalahan seseorang disambungkan dengan jilbabnya.

Bagaimanapun dengan dia memakai jilbab berarti dia sudah menjalankan perintah Allah sebagaimana tertuang dalam QS. Al Ahzab:59.  Adapun dia belum memakai kerudung secara benar mungkin pemahamannya dia yang belum sempurna (seperti halnya kita dalam mengerjakan kewajiban shalat, tapi penerapannya masih kurang sana sini, kurang khusyu, tidak tepat waktu, dll …………… ga jarang juga kan kita denger ‘shalat jalan, korupsi juga jalan”).

 
Jadi
dalam hal memakai jilbab dia benar, baju ketat salah, pegangan tangan salah, dst.

Kan ga mungkin juga kita menunggu-nunggu saat yang tepat, saat kita merasa akhlak kita sudah baik, baru memakai jilbab.  Apa kita tau umur kita sampai mana? Apa kita mau kita baru berjilbab saat dikafankan kelak? (krn saat dikafani, mayit itu dipakaikan jilbab lho…) ….

Dan sebelum mengomentari kesalahan si cewek berjilbab itu, cobalah kita bertanya kepada diri sendiri dahulu ‘apa pernah ada suatu upaya kita untuk menyampaikan kebaikan pada sebagian dari mereka?’ Apa ada usaha membenahi mrk?

Jilbab adalah identitas seorang muslimah.  Cewek yg dah pake jilbab tidak kita pertanyakan lagi agamanya.  Emang ketika seorang muslimah memakai kerudungnya, secara tidak langsung dia sudah membawa syiar agama.  Jadi untuk yang sudah pakai jilbab, pakailah jilbab dengan sebaik-baiknya, tidak memakai baju yang tipis … ketat.

Dan bagi yang belum berjilbab … ayo dong pake jilbab, pasti kamu akan tambah cantik dan manis.

Sebagai referensi, kewajiban berjilbab dalam Al-Quran terdapat pada:

 “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS.Al-Ahzab: 59)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS.An-Nuur:31)

 Sekian sedikit opini pribadi dari saya. Al-haqqu mirrobbikum wala takunanna minal mumtarin.  Sesungguhnya yang benar itu datangnya dari Allah SWT dan kesalahan adalah datangnya dari saya pribadi. Mohon maaf untuk segala khilaf.

Wuri


Blog EntryFeb 13, '08 6:15 AM
for everyone
Menurut teman2, apakah listrik di Indonesia mahal?
   

Saya sangat sering mendengar dan membaca kalimat tersebut diatas dan kebanyakan orang di Indonesia sepertinya akan sepakat akan hal tersebut. Tapi, dengan melihat kondisi di sekeliling saya (tinggal di Jakarta coret), timbul rasa iseng untuk sedikit berpikir tentang kalimat tersebut, ”seberapa mahal, ya?”. Sebagai konsumen, saya juga seperti masyarakat lainnya, yang pastinya berkeinginan harga listrik yang murah, tapi masih wajarkah keinginan tersebut?

 

Saya beberapa kali membaca tulisan, PLN/Pemerintah menyatakan bahwa harga listrik saat ini belum mencapai harga keekonomiannya. Kalau tidak salah, untuk mendekati harga keekonomiannya, beberapa waktu yang lalu PLN/pemerintah mencanangkan target harga listrik per kWh (kilo watt hour) menjadi 7 sen Dolar Amerika. Saat ini harga listrik per KWh untuk rumah tangga adalah secara rata-rata sekitar 6 sen Dolar Amerika, atau sekitar Rp. 500 lebih sedikit.

 

Untuk mengganjal perut di pagi hari, saya sering membeli gorengan: kadang tahu, tempe, pisang atau singkong, di pinggir jalan. Harganya sebuah gorengan adalah Rp. 500. Mahal? Karena sudah terlalu sering beli, tidak terlalu terasa mahal. Saya agak tersentak juga ketika membandingkan harga sebuah gorengan dengan harga satu KWh listrik. Sepengetahuan saya, satu kWh artinya 1000 watt jam. Bila kita menggunakan 10 buah lampu hemat energi kapasitas @ 10 watt (sudah sangat terang) secara bersamaan maka 10 lampu tersebut menyala selama 10 jam. Wuih, artinya rumah saya sangat terang benderang selama 10 jam dan biaya yang harus dikeluarkan untuk kondisi tersebut setara dengan harga 1 buah gorengan yang tidak membuat kenyang tersebut. Rekan saya malah ada yang bilang, untuk rumah ukuran kecil penggunaan 10 buah lampu @ 10 watt sudah sangat berlebihan. Jika hanya untuk penerangan waktu belajar, 5 buah lampu @ 10 watt juga sudah berlebihan. Kalau boleh membuat suatu difinisi, kebutuhan minimal untuk penerangan (belajar dll), sepertinya cukup dengan hanya 5 buah lampu. Maka 1 KWh akan bisa menerangi selama 20 jam, dan kalau 1 hari lampu dinyalakan 5 jam (jam 18-21), maka 1 KWh bisa digunakan untuk 4 hari.

 

Setelah itu, saya secara iseng mencoba membandingkan harga listrik dengan komoditi yang lain. Saya seorang perokok, harga sebungkus rokok kretek, sekitar Rp. 7.000, jadi harga perbatang sekitar sama dengan harga 1 KWh. Rokok yang harganya sama dengan harga 1 KWh, yang katanya tidak baik bagi kesehatan tersebut,  hanya dinikmati dalam waktu tidak sampai 30 menit saja. Lainnya, saya kebetulan juga pengguna hand phone dan termasuk cukup sering mengirim sms. Biaya mengirim 1 sms adalah sekitar 250 Rupiah. Artinya 2 kali mengirim sms (yang kadang-kadang hanya berisi: ”apa kabar” atau ”ok”), saya mengeluarkan biaya yang sama dengan penggunan 1 Kwh tadi. Mungkin banyak hal lagi yang bisa dijadikan contoh untuk membandingkan, misalnya bayar buang air kecil di terminal/pasar, parkir kendaraan dll.

 

Oke, hal-hal tersebut diatas adalah hal-hal yang berkaitan dengan pengeluaran atau harga barang-2 yang ada disekitar kita. Bagaimana bila kita lihat dari sisi penghasilan. Saya mengambil contoh penghasilan dengan dasar UMR. Di Jakarta (apabila kita bulatkan saja) adalah sekitar Rp. 1 juta perbulan. Bila diumpamakan pemakaian sebesar 1 KWh perhari, maka UMR sebulan dapat digunakan untuk membayar listrik (agar mudah, asumsi apabila harga listrik menjadi per KWh = Rp. 1000) selama 1000 hari atau selama 3 tahun lebih. Atau, apabila konsumen menggunakan listrik 1 KWh perhari (sudah sangat boros ya !) maka biaya listrik yang harus dikeluarkan adalah sebesar 30 ribu Rupiah sebulan. Artinya hanya sekitar 3 % dari penghasilan UMR untuk biaya listrik perbulan.

 

Sekarang mari kita mencoba melihat dari sudut PLN sebagai pihak yang bertanggung jawab atas tersedianya listrik di negara tercinta ini. Menurut berita-berita di media massa, untuk membangun sebuah pembangkit listrik diperlukan biaya yang tidak sedikit. Biaya yang pokok adalah  biaya untuk investasi, biaya bahan bakar dan biaya untuk suku cadang berikut biaya perbaikannya. Bila kita melihat salah satu komponen utama yang digunakan untuk membangkitkan listrik tersebut, yaitu bahan bakar, setahu saya yang paling banyak digunakan kebanyakan berasal dari energi yang tidak biasa diperbaharui, antara lain BBM, gas dan batu bara. Sumber energi yang digunakan tersebut lama kelamaan akan habis atau paling tidak akan berkurang, akibatnya, dimasa mendatang harga sumber energi pastilah akan mahal. Bagaimana dengan listrik, karena listrik adalah produk yang dihasilkan dengan menggunakan energi yang (akan) mahal,  sudah hampir pasti, dan logikanya, harga listrik juga akan mahal karena listrik berada di sisi hulu.

 

Komponen lain adalah peralatan/mesin untuk membangkitkan listrik tersebut. Saya menduga, masih lebih dari 90% komponennya harus diimpor dan sudah pasti tidak bisa dibeli dengan rupiah. Saya pernah membaca dimedia, PLN menjerit tidak bisa melakukan investasi baru karena katanya defisit (kata halus dari rugi). Untuk investasi pembangkit baru maka harus menggunakan uang pemerintah atau diserahkan kepada swasta. Apabila diserahkan kepada pihak swasta, pastilah mereka (swasta) harus berhitung secara bisnis dan tentunya harus mendapatkan untung yang wajar, dan ini adalah hal yang wajar. Masalah berikut yang timbul adalah harga listrik yang dibeli dari pihak swasta terkadang lebih mahal dari harga jualnya sehingga yang muncul dimedia adalah harga listrik swasta mahal. Pertanyaannya adalah, harga beli dari swasta yang mahal atau harga jualnya kemurahan. Adalah wajar bila pihak swasta menginginkan keuntungan yang wajar, jangankan pihak swasta, yayasan sosialpun tidak mungkin melakukan sesuatu kegiatan yang harus rugi terus menerus. Memang, katanya ada juga pihak swasta yang mematok keuntungannya terlalu besar.

 

Masyarakat (termasuk saya juga), berkeinginan agar harga listrik tetap murah, tapi kalau melihat pada harga-harga yang saya contohkan diawal tulisan di atas, saya jadi ragu dengan keinginan tersebut. Harga produk yang tidak dikontrol atau disubsidi pemerintah kenyataannya semakin lama semakin mahal. Mungkin harga gorengan pada 3-4 tahun lalu hanya Rp. 100 s/d 250 tetapi sekarang sudah paling tidak menjadi 2 kali lipat. Kenapa harga gorengan naik? Mungkin karena bahan bakunya naik, minyak tanah naik, minyak goreng naik. Kalau begitu, sepertinya wajar juga bila harga gorengan harus naik. Gorengan adalah produk hilir yang sangat bergantung pada inputannya di hulu. Saya juga jadi berpikir begini, kalau misalnya harga gorengan dipatok oleh pemerintah dan tidak diperkenankan untuk dinaikkan. Artinya, harus dijual sama dengan harga seperti 3-4 tahun yang lalu yaitu sekitar Rp. 100-250 per buah. Pertanyaan yang timbul adalah apakah masih ada penjual ”gorengan” di jalan-jalan? Sanggupkah mereka tetap berproduksi dan menjual dengan harga tersebut dimana harga bahan baku gorengan sudah naik dan mahal?

 

Kembali ke masalah investasi listrik, kalau investasi harus dibiayai dari kocek pemerintah, sebetulnya oke-oke saja selama pemerintahnya kaya raya dan pos-pos untuk kegiatan lain juga sudah terpenuhi dan uang pemerintah buanyak. Tapi kalau seperti yang diberitakan, alokasi pendidikan minim, alokasi untuk kesehatan sangat kurang dan lain-lain dan lain-lain, kalau diteruskan terasa menyakitkan. Sepertinya ada sesuatu ketidakadilan disini. Katanya masih banyak orang di Indonesia yang tidak atau belum menikmati listrik, mungkin lebih dari 30% penduduk Indonesia walau hanya sebagai penerang saat anak-anak belajar dimalam hari. Kalau kita hanya melihat angka 30%, sepertinya tidak banyak, kalau ujian, keberhasilan diatas 60% sudah lulus. Tapi kalau kita konversi menjadi angka, wah fantastis, sekitar 60 juta jiwa, banyak sekali itu.

 

  Menyedihkan, lebih dari 60 juta jiwa belum pernah sama sekali menikmati listrik, sementara yang lain yang sudah mendapat penerangan listrik dan kadang-kadang menggunakannya untuk hal-hal yang tidak produktif (nonton sinetron, infotaintment) tapi harga listrik maunya ”murah”. Kasiahan deh lu PLN ! . Katanya, orang Indonesia terkenal boros dengan energi. Hal tersebut juga terasa menyedihkan bahwa listrik yang seharusnya digunakan untuk hal-hal yang penting dimana untuk kategori rumah tangga dengan daya terpasangnya kecil harga listriknya, kalau tidak salah adalah yang termurah. Banyak juga masyarakat, seperti saya juga, yang menyatakan bahwa menikmati hiburan TV, menggunakan peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik adalah hak konsumen, karena manusia butuh hiburan dan kemudahan hidup. Saya setuju sekali dengan hal tersebut. Tapi setelah dipikir lagi perbandingan antara hak dengan kewajibannya sepertinya tidak berimbang. Mau nikmat, tapi tidak mau bayar lebih.

 

Bagaimana dengan harga listrik untuk Industri? Sepengetahuan saya, harga listrik untuk industri relatif cukup tinggi dibanding rumah tangga. Konsumen inilah yang menjadi pendapatan utama bagi PLN. Biasanya, konsumen ini yang lebih terkena  kenaikan harga listrik dalam prosentase yang terbesar. Aneh juga ya, Industri yang diharapkan dapat menimbulkan dampak yang berkesinambungan ”multiplier effect”, yang ujung-ujungnya diharapkan akan dapat meningkat tingkat kesejahteraan masyarakat, malah dikenakan tarif listrik berharga relatif mahal. Memang, kadang-2 Industri juga maunya murah terus, namanya juga pengusaha, walau katanya komposisi listrik dalam biaya produksi mereka relatif kecil, tapi juga ikut-ikutan protes bila ada kenaikan harga listrik.

 

Dari gambaran acak diatas, sepertinya masalah harga listrik di Indonesia perlu dipikirkan oleh segala lapisan masyarakat dengan kepala dingin. Saya sebagai konsumen listrik pastinya juga akan menjerit apabila listrik dinaikkan secara tiba-2 dengan kenaikan yang tinggi. Bagaimana sebaiknya ya ? Saya sudah pasti tidak mampu untuk memberikan solusi berapa harga listrik yang wajar. Wajar dalam artian mampu dipikul oleh masyarakat dan juga tidak terlalu banyak uang yang harus disisihkan oleh pemerintah untuk listrik tersebut sehingga dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat yang lebih pokok. Akhirnya, saya hanya dapat menyimpulkan, masih wajarkah judul tulisan saya diatas? Timbul pertanyaan dalam diri saya : ”Listrik di Indonesia, mahalkah ?”.

 

 

 

Penulis:

Didi HP

- Pelanggan Listrik PLN

- Penghasilan di atas UMR)

 



Blog EntryJul 27, '07 3:06 AM
for everyone

-- diambil dari email seorang teman

Segala yang terjadi, dimulai dengan khayalan. Segala yang anda capai, dimulai dengan angan-angan di pikiran.

Apa yang anda sekarang angankan, bila kita bicara tentang setahun dua tahun ke depan? Apakah anda melihat masalah, dan segala sesuatu yang berantakan? Ataukah anda melihat peluang dan keberhasilan?

Tidak ada batas bagi imajinasi. Anda boleh mengkhayalkan apa saja. Khayalan tidak bisa dibatasi realitas fisik, kesulitan keuangan, rasa takut, penolakan, dan apa saja yang mengurung anda di "dunia nyata".

Bayangkan masa depan, dan biarkan diri anda melaju dengannya.

Tinggalkan kendala di belakang, dan tampilkan hidup yang ingin anda jalankan. Hidup yang anda ciptakan akan dimulai dari angan anda. Ciptakan angan-angan terbaik, dan mulai bertindak untuk mewujudkannya.

**

TAHUKAH ANDA

Di bawah ini ada sebuah daftar kegagalan dari orang yang semasa hidupnya mengalami banyak tantangan dan badai.

 1831 - ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya.

1832 - ia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal.

1833 - ia kembali menderita kebangkrutan.

1835 - istrinya meninggal dunia.

1836 - ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa.

1837 - ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato.

1840 - ia gagal dalam pemilihan anggota senat Amerika Serikat.

1842 - ia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres Amerika Serikat.

1848 - ia kalah lagi di konggres Amerika Serikat.

1855 - ia gagal lagi di senat Amerika Serikat.

1856 - ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden Amerika Serikat.

1858 - ia kalah lagi di senat Amerika Serikat.

1860 - ia akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat.

Siapakah dia? Namanya ialah Abraham Lincoln.

Kalau orang lain yang mengalami demikian banyak kegagalan mungkin ia sudah mundur secara teratur. Tetapi Lincoln maju terus, kata mundur sama sekali tidak ada di otaknya. Akibatnya ia kemudian mencapai suatu sukses yang luar biasa.

***

KATA BIJAK HARI INI

Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tanpa kita kehilangan semangat. (Abraham Lincoln)

 


Blog EntryJul 25, '07 2:02 AM
for everyone

Rasulullah bersabda :

“Mu’min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mu’min yang lemah…(HR. Muslim)

 

Bagaimana agar senantiasa sehat seperti Rasulullah? Ikuti resep berikut :

 

SELALU BANGUN SEBELUM SHUBUH

Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum shubuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat fardhu, sholat shubuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yang mendalam antara lain :

-          Berlimpah pahala dari Allah

-          Kesegaran udara shubuh yang bagus untuk kesehatan/ terapi penyakit TB

-          Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan

 

AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN

Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari Kamis atau Jum’at beliau mencuci rambut2 halus dipipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi.

“Mandi pada hari Jum’at adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman” (HR Muslim)

 

TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN

Sabda Rasul :

“Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)” (Muttafaq Alaih)

 

Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat islam dengan adanya puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan.

 

GEMAR BERJALAN KAKI

Rasul selalu beRjalan kaki ke Masjid, Pasar, Medan Jihad, mengunjungi sahabat dan sebagainya.

Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung.

 

TIDAK PEMARAH

Nasihat Rasulullah : “Jangan marah” diulang sampai 3 kali. Ini menunjukan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.

Ada terapi yang tepat untuk menahan amarah :

-          mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring

-          membaca Ta’awwudz karena marah itu dari syaithon

-          Segerala berwudhu

-          Sholat 2 rakaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

 

OPTIMIS dan TIDAK PUTUS ASA

Sikap optimis akan memberikan dampat psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT.

 

TAK PERNAH IRI HATI

Untuk menjaga stabilitas hati dan kesehatan jiwa, mentalitas maka menjahui iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.

 

 

 

(Ukhuwah.or.id)


Pages:12